TERAPEUTIK #02 | Berkompetisi dengan Diri Sendiri
Senin, 24 Januari 2023 17.43 WIB
![]() |
| Terapeutik #02 |
Hai!
Tepat hari ini, hasil pemetaan
pembimbing skripsi di jurusanku diumumkan. Sebelum hari ini, sudah
diwanti-wanti, baik oleh dewan bimbingan skripsi jurusan maupun dosen wali,
apapun hasilnya, itu adalah yang terbaik. Aku menanamkan hal itu baik-baik,
supaya tetap semangat apapun hasilnya nanti. Saat file daftar nama pembimbing
kubuka, hasilnya membuatku mengerutkan dahi sejenak, bertanya-tanya sebentar.
Setelah itu, aku mengucapkan basmalah dan tersenyum.
Ada sedikit kekhawatiran tentang
ini dan itu. Namun, aku mencoba untuk think positively. Aku yakin, setiap
hal yang terjadi di dunia ini selalu ada alasan dan hikmahnya. Aku, manusia, bertugas
untuk menyusun puzzle-puzzle yang belum tersusun itu, supaya tahu
jawabannya. Hidup memang seseru itu kalau dipikir-pikir he he he.
Selanjutnya, aku tiba di
pemikiran yang membuatku bertanya-tanya. Bagaimana, ya? Apakah akan seperti ini
atau itu? Apa yang harus dilakukan, ya?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut
bermuara hingga menghasilkan satu simpulan yang dapat kutarik. Let say, this
is my self-defense. Yes, it is! Aku sedang membutuhkan hal-hal semacam itu
untuk membuatku tetap semangat. Aku sedang berkompetisi dengan diri sendiri.
Berbicara perihal kompetisi
dengan diri sendiri, aku sepertinya sudah beberapa kali mengalaminya di
beberapa pergulatan yang berbeda. Kutanamkan dalam diri bahwa aku adalah
pejuang. Seorang pejuang yang menuliskan sejarah hidupnya berdasarkan skenario terbaik
yang sudah dirancang Yang Maha Kuasa. Jadi, seharusnya, dengan izin Allah, aku
juga bisa melalui perjalanan dalam proses skripsi ini.
Semoga lancar, ya! You can do
it!
Setiap harinya, minimal berprogres.
Kalau kata dosen waliku, minimal sisihkan waktu satu hingga dua jam sehari
untuk menulis. Walaupun hasilnya satu atau dua kalimat, that is a progress,
right?
Wohoo, time flies, jadi
mahasiswa tingkat akhir ya sekarang. Semoga lancar! Ingat kembali target-targetnya,
ya! Aku adalah manusia yang masih hidup, jadi aku yang harus berperan menjalani
hidup ini. Wah, berat ya bicara hidup.
Sudah, segitu dulu, ya. Pokoknya,
semoga lancar! Allah is always with us.
-18.10 WIB-

Komentar
Posting Komentar